Discover Garut: Tourism Packages That Capture the Swiss of Java

Gambar
Garut, in West Java, is often called the “Swiss of Java” for good reason. Volcanic peaks, crater lakes, hot springs, highland farms, and a stretch of southern coastline sit within a few hours of Bandung and Jakarta. A well-planned package turns that landscape into a short, memorable trip instead of a scramble between maps and ticket booths. Most visitors choose a one-day, two-day, or three-day itinerary. A typical day trip starts early for Mount Papandayan. At 2,665 meters, the volcano is friendly to first-time hikers. The path leads through a “dead forest,” steaming sulfur fields, and meadows of edelweiss. Tickets are modest, usually in the Rp20,000–Rp30,000 range on weekdays. After the crater, many groups drop to Candi Cangkuang. The small Hindu temple sits on an island in Situ Cangkuang; you reach it by bamboo raft and walk through Kampung Pulo, a traditional settlement with strict local customs. Situ Bagendit nearby offers pedal boats and a quieter sunset if time remains. Two-day ...

Taman Satwa Cikembulan

Kota Garut juga memiliki Kebun Binatang atau Taman Satwa yang berada di Kecamatan Kadungora,Garut,tepatnya di Cikembulan.Karenanya Tempat Wisata di Garut tersebut dikenal dengan nama Taman Satwa Cikembulan.

Ada apa saja di Kebun Binatang Cikembulan tersebut? Kebun Binatang ini slah satu dari Pesona Tempat Wisata di Garut,Jawa Barat. Diantaranya da Ular Phyton yang besar,kera,berbagai jenis burung ,seperti Eyang Ular,Kaka Tua,Macau biru dan sebaginya.Selain itu ada juga kura - kura besar,Buaya Muara serta Gajah.

Pertama kita datang ke gerbang Taman Satwa Cikembulan dan setelah membayar Tiket Masuk Taman Satwa Cikembulan yang bertarif Rp 20.000,- untuk orang dewasa, kita akan melihat kolam besar yang berisi beberapa kura - kura.Dan selajutnya berbagai jenis unggas bisa kita saksikan.

Kemudian kita akan sampai ke kandang Ular, Landak, Rusa, Burung Onta, dan sebagainya. Binatang Angsa dan Bebek dari segala jenis (ada angsa hitam juga dan putih bersih yang bagus ) dibiarkan lepas, berenang di kolam-kolam yang mengelilingi kebun binatang.

Kemudian kita harus melewati jembatan yang lumyan panjang juga,barulah sampai di tempat Buaya Muara .yang pada saat itu kebetulan hari siang, jadi para buayanya lagi berjemur deh.

Dan selanjutnya kita bisa menemukan berbagai macam ikan koi yang warnanya beraneka ragam, kita bisa memberi makan i kan - ikan tersebut.Baru kemudian kita lanjutkan untuk melihat kandang Ular Phyton ,kebetulan pada saat itu ularnya sedang tidur dengan nyenyak.Kami tak mau mengganggunya.

Karena sudah cukup lelah dan penat,kami beristirahat sambil makan dan anak - anak bermain di wahana bermain yang ada di sekitar situ.

Lumayan juga bermain dan berwisata ke Taman Satwa Cikembulan Kadungora,biarpun taman satwa ini tidak sebesar Ragunan dan Kebun Binatang di Bandung,namun cukup menyenangkan juga berwisata di sana.

Memang kebun binatang ini belum berkembang dengan pesat,sepesat Taman Satwa di Kota - Kota besar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Exploring the Wonders of Indonesian Travel

Pantai Cijeruk Indah

Tempat Wisata di Tasikmalaya